Jumat, 11 Mei 2012

Pemikiran Plato Tentang Pendidikan


Plato adalah murid Socrates, Plato banyak menuangkan pikiran-pikiran Socrates dalam bentuk tulisan, seperti karya-karyanya, diantaranya, apologi, symposium, republic.  Setiap permasalahan yang diangkat Plato, ia tidak pernah keluar dari konteks dan pemikiran Socrates, yang selalu berbicara tentang keadilan dan system pendidikan yang ideal berlandaskan etika dan nurani. System pendidikan harus merata, tidak ada diskriminasi antara orang satu dengan yang lainnya.

Dimasa Socrates Yunani menjadi kota yang sangat berkembang pesat dengan system demokrasi yang kuat, menjadi pusat pendidikan budaya, dan seni. Karena kultur pendidikan yang tinggi inilah menjadikan taraf kemakmuran setiap warganya menjadi tinggi pula.
Untuk mencapai kemajuan dan perkembangan yang pesat tersebut, mereka bersedia memgeluarkan biaya yang besar untuk membayar para ahli dalam bidang masing-masing.


Setiap pembicaraan, Socrates selalu mengungkapkan ide-ide tentang perbaiakan moral, selalu berbicara tentang keadilan karena ia menilai bahwa dunia ini tempat yang keras, dimana yang kuat selalu menindas yang lemah. Ia merasa bangga bahwa keadilan dan moral yang ia peruangkan berhasil mempengaruhi para pemuda dan tokoh-tokoh masyarakat.

Pembicaraan Socrates dengan Thraymachus membuktikan bahwa bisa saja prilaku adil itu dapat menjadi senjata efektif yang dapat melumpuhkan para bandit. Meskipun demikian ia juga masih selalu mendapat kritikan. Dengan beberapa argumentasi Socrates akhirnya dapat meyakinkan pengkritiknya dengan menjelaskan asal-usul mengapa setiap tindakan harus dimulai dengan tindakan yang adil, setiap tindakan akan mendapatkan balasannya, baik perbuatan terpuji maupun tindakan tercela.

Untuk membuktikan terhadap argument yang mengatakan bahwa tidak semua orang dapat berlaku adil, ia menjelaskan bahwa pada prinspnya semua manusia inagin diperlakukan secara adil karena ini adalah sifat alamiayah manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar